Category Field Trip

oh how I love IKEA!

There is always a first time for everything. Kayak kali ini, gw akan mencoba untuk ikutan blog competition. Gw bukan blogger, tapi e-mail dari The Urban Mama mengundang gw untuk MENCOBA untuk ikutan #TUMIKEABlogCompetition

Jadi, pada suatu hari rabu, gw ngajak Olong ke IKEA untuk me-refresh memory kita tentang IKEA. Kita memang sudah beberapa kali ke IKEA, siapa sih warga jakarta yang belum pernah ke IKEA? Tapi semua orang pasti mau balik lagi ke IKEA, pasti! Dulu, sebelum ada IKEA indonesia, setiap kali gw melancong keluar negeri, gw pasti masukin IKEA dalam itinerary gw, sampe – sampe host kita bingung, dan selalu muncul pertanyaan, “you flew this far and go to IKEA?” oh my, I wish I could explained it 😀

Sebelum ngajak Olong ke satu tempat, gw selalu bilang dulu kemana kita akan pergi. Biasanya, gw buka website resmi tempat tersebut untuk sekedar kasih gambaran ke Olong, kemana sih kita akan pergi, dan ngapain. Karena agendanya kita akan ke IKEA jadi gw buka http://www.ikea.com/id/in/ Dan gw suka banget sama layout website IKEA karena userfriendly banget.

Lanjuttt, sesuai dengan tema blog competition nya, kenapa sih belanja di IKEA begitu menyenangkan? Gw akan menjawab dari sudut pandang gw sebagai mamak – mamak yang ngasuh anak tanpa bantuan mba, atau ncus, atau nanny, atau apalah itu sebutannya. Jadi kemanapun gw pergi, it’s gonna be me and Olong, berduaan. Jadi, kemanapun tujuan gw pergi, pertimbangan utama gw adalah : “will it be child friendly” and “will it be nannyless mom friendly”. So to answer the question, numbe one : I looove IKEA because this place is nanyless mom friendly! From the moment you step out of your car. Kalo mall atau tempat lain ada ladies’s parking, di IKEA ada mommies’s parking space! Yang letaknya bener – bener didepan pintu masuk IKEA! How cool is that.

mommies's parking space!

ini penting banget buat gw, karena Olong ini sukanya digendong, dan dia udah 14KG. Ngebayang dong kalo gw harus parkir jauuuhhh dari pintu masuk dan gendong Olong sedemikian jauh :'(

Selain itu, gw juga suka banget sama playground di foodcourt nya! Menurut gw so toughtful banget! Ngerti banget mamak – mamak kayak gw, habis nyuapin Olong kan pingin makan dengan tenang juga, jadi abis nyuapin Olong, langsung deh Olong gw ‘kurung’ disitu. Dan gw pun bisa makan dengan tenang tanpa takut Olong keluyuran entah kemana.

playground IKEA

Number two of course karena IKEA sangat – sangat child friendly. Mulai dari playground untuk anak (sayangnya minimal tinggi Olong belum cukup), toilet untuk anak – anak, pojok – pojok bermain untuk anak di showroom (walaupun tanpa itu anak – anak pasti puas bermain mengelilingi showroom), makanan untuk anak – anak, pojok nonton TV dan, duh masih banyak lagi deh. And look what I found, they even provide bottle warmer! Yang mana gw blm pernah nemu ini dimanapun juga.

bottle warmer di IKEA

playground IKEA

showroom IKEA

Lanjut ke nomor 3, karena ini diurutkan berdasarkan yang paling disuka, kalo ditanya kenapa gw suka belanja di IKEA, sudah pasti karena harga. Karena semua yang ada di IKEA, semua.. semuanya have reasonable price banget! And compare to quality, ok bangetlah.. Harganya bahkan bersaing banget sama tukang parabot keliling yang tiap hari lewat depan rumah gw hahaha 😀 Makanya, sebenernya bahaya juga jalan – jalan ke IKEA, karena akan bikin lo pengen beli barang yang sebelumnya ga kepikiran buat beli. HAHAHA.. Kalo ke IKEA tuh pasti ada aja deh yang dibeli ujung – ujung nya (who’s with me? ayo angkat tangan hahaha)

Ke 4 tentunya adalah makanannya! Sayangnya sebagai pork eater gw menyayangkan the famous IKEA’s swedish meatball cuma ada versi sapinya. Hiks hiks.. Cuma sebagai gantinya, di IKEA indonesia ada ayam taliwangnya, dan enak! Walopun kantin, tapi makanannya cukup lengkap, mulai dari makanan pembuka, makanan utama, snack, dan dessert. Yang gw suka lagi, jualan susu UHT juga! Gak perlu bawa dari rumah deh. Gw pun sebelumnya juga coba buka http://www.ikea.com/id/in/ untuk cek menu apa aja sih yang ada, buat jaga – jaga apakah gw harus bawa bekal tambahan, sayangnya untuk makanan gak masuk kedalam web.

Yang ke 5 dan terakhir, it’s a bit silly tapi serius, kalo ke IKEA itu, ritual paling sakral adalah, makan eskrim nya hahahaha.. buat Olong atraksi masukin koin ke mesin eskrim itu menyenangkan banget, padahal sih eskrim nya kan vanilla ice cream biasa. Cuma penempatan eskrim di akhir perjalanan keliling IKEA itu emang debest banget deh.

Dari tulisan gw ini sih gw pengennya, mengajak mamak – mamak kayak gw, karena gw yakin banyak mamak – mamak kayak gw yang pengen banget ke IKEA tapi ragu, ayo ke IKEA. Karena gw yakin baik anak dan si mamak pasti hepi 😀

 

MUSEUM POLRI

Sudah lama saya ingin mengajak Kimchi ke museum POLRI. Tapi selalu aja ada halangannya. Sempat juga sudah kesana (2 kali pula), eh tapi museumnya tutup! Akhirnya di suatu siang, berhasil juga berkunjung ke museum ini.

Ketika kita datang, museumnya sangat sepi, dan ternyata memang hanya kami berdua pengunjungnya. Padahal, museum ini sangat terawat dan gratis. Begitu masuk kami disambut oleh tank dan helicopter polisi di halaman museum. Kimchi terlihat sangat exciting karena Kimchi memang suka sekali sama helicopter dan tank.

Lalu masuk ke lobby, disambut oleh tante – tante polwan yang ramah. Saya pun harus meninggalkan KTP dan barang – barang bawaan harus disimpan di loker. Termasuk botol minum Kimchi. Lalu, masih di lobby juga, ada replica mobil polisi yang boleh dibuka serta dinaiki oleh Kimchi. Wuih kebayangkan betapa senangnya Kimchi boleh masuk dan berlagak jadi polisi.

Lalu masuk ke ruangan pertama, ada history tentang polisi dari awal terbentuk hingga sekarang, ada juga macam – macam seragam polisi dari awal hingga sekarang. Lalu kemudian kami naik keatas, lantai 2 berisi tentang unit – unit polisi, mulai dari polisi lalu lintas, polisi unit narkotika sampai densus 88. Sampe sini Kimchi belum terlalu paham, apalagi diruangan sampingnya ada kids corner, matanya mulai melirik mainan-mainan yang ada.

Nah bagian paling serunya memang kids corner ini, disini ada mobil – mobil an polisi dan motor polisi, lalu ada perpustakaan mini, dan berbagai macam edutoys seperti puzzle dan lego. Ada juga baju polisi kecil beserta topinya yang bisa dipinjam untuk berfoto disana. Kami cukup lama bermain disini, sampe jam tutup museum tiba. Overall, museum ini tergolong kecil, parkirannya pun sedikit. Tapi museum ini sangat terawat dan gratis. Sedikit tips kalo mau berkunjung kesini, jam buka museum ini adalah senin sampai jumat jam 9 pagi sampai jam 3 sore. Lalu makan minum lah sebelum berkunjung karena kita tidak boleh membawa apapun kecuali barang berharga kedalam museum. Museum ini terletak persis disamping mabes POLRI blok M, jadi jangan sampai terlewat. Selamat berkunjung!

image6 image5 image4 image3 image2 image1