Mengurus Visa Inggris Sendiri

Tahun ini, kami akan berlibur ke Inggris dan Irlandia. Dan seperti biasa, kami akan jalan sendiri, tanpa travel agent. Dan juga mengurus semua keperluan sendiri, termasuk mengurus visa.

Visa pertama yang saya urus adalah visa Inggris dulu. Saya sengaja urus dari jauh – jauh hari karena mengurus 2 visa pasti makan waktu.
Karena akan berangkat di bulan agustus, maka saya mulai apply di bulan mei. Untuk visa Inggris, karena menggunakan jasa VFS, maka sama mudahnya seperti ketika mengurus visa Australia yang pernah saya ceritakan di 6 Persyaratan Yang Harus Disiapkan Ketika Mengurus Visa Australia. Bahkan jauh lebih mudah alurnya karena pengisian data, membuat janji temu dan pembayaran, semua dilakukan melalui web. Kita datang hanya untuk submit dokumen dan foto.
Untuk apply visa inggris, yang pertama kita lakukan adalah mengisi data kita disini. Siapkan paspor, karena kita harus mengisi data perjalanan kita selama 10 tahun terakhir disini.
Setelah mengisi data, kita boleh memilih jangka waktu visa yang kita inginkan. Saya pilih 6 bulan yang paling singkat, tapi setelahnya agak menyesal juga sih, siapa tau ada rejeki lagi bisa beli tiket ke UK kan ga perlu apply visa lagi.
Kemudian kita bisa memilih jenis layanan yang kita inginkan, layanan standard, 15 hari kerja sebesar 120USD atau layanan prioritas, 5 hari kerja sebesar 368USD. Karena buat visa dari jauh hari maka saya pilih yang standard saja.
Setelah itu kita langsung diharuskan untuk membuat janji temu, dan kemudian melakukan pembayaran. Cara pembayaran yang diterima hanya pembayaran dengan kartu kredit dan paypal. Setelah melakukan pembayaran, data kita sudah tidak bisa diganti lagi, jadi sebelumnya, pastikan semua data sudah terisi dengan benar.
Pada saat janji temu, datanglah tepat waktu, kebetulan waktu itu saya datang lebih cepat, tapi saya baru boleh masuk 15 menit sebelum waktu yang ditentukan. Pada saat submit dokumen, saya hanya menyiapkan 1 rangkap saja untuk kami sekeluarga, ternyata, kami diminta untuk membuat 3 rangkap. Untungnya didalam VFS ada jasa fotokopi.
Dokumen apa saja sih yang saya submit, nih berikut list nya, sesuai dengan checklist yang diberikan pada saat saya apply melalui web :
  • Paspor terbaru, paspor lama tidak diminta, bahkan fotokopinya pun tidak.
  • Tiket pesawat, boleh reservasi, tapi karena beli tiket di GATF jadi tiket saya sudah issued.
  • Surat keterangan kerja suami dan slip gaji 3 bulan terakhir. Ini diminta salah satu aja, tapi saya siapkan keduanya.
  • Mutasi bank 3 bulan terakhir.
  • Reservasi hotel.
  • KTP yang sudah di terjemahkan sebagai dokumen yang menunjukkan tempat tinggal di jakarta
  • Akte perkawinan untuk saya dan suami, akte lahir untuk Olong. Yang ini ga diterjemahkan karena sudah 2 bahasa.
Untuk penerjemah saya menggunakan Tiara Penerjemah, cari dari googling sih, tapi ternyata servisnya oke loh, dan lokasinya dekat dari rumah. Saya mengirim semua dokumen dalam bentuk softcopy melalui email tiarapenerjemah@gmail.com kemudian besoknya saya dikirimkan  email balasan berisi softcopy dari dokumen terjemahan. Dan hardcopynya dikirimkan menggunakan gojek. Biayanya Rp 50.000 per dokumen yang di terjemahkan.
Setelah submit dokumen, kita akan dipanggil masuk kedalam satu ruangan untuk foto. Keseluruhan proses hanya memakan waktu setengah jam saja, dan 2 minggu kemudian saya pun di email, visa saya sudah jadi. Yeay!
Waktu pengambilan visa dimulai dari jam 3 – 5 sore. Saya datang jam 4.30 dengan harapan sudah sepi. Tapi ternyata, proses pengambilan visa membutuhkan waktu 3 jam! Kok bisa sih?!? Ternyata menurut petugasnya, saat itu memang lagi musim liburan, jadi permintaan meningkat, dan lagi loket untuk mengambil visanya hanya 1. Yasudahlah, yang penting 1 urusan beres, tinggal mengurus satu visa lagi!

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *