6 Persyaratan Yang Harus Disiapkan Ketika Mengurus Visa Australia

Sebenernya, udah lama banget gw pengen travelling berdua Olong. Tapi belum kesampaian, sampe sekarang Olong udah 3 tahun. Nah, bulan mei kemarin, gw dan 3 temen gw sempet trip kebandung, dan sambil ngalor ngidul ngasal, salah satu temen gw nyebut kalo kita harus ngulang trip ini lagi tapi sambil nonton konser coldplay. Gw juga ga ngerti sih nyambungnya ke coldplay gimana šŸ˜€ Cuma entah gimana kita semua iyain, dan langsung cek, dimana konser terdekat mereka, karena kan kebetulan coldplay lagi world tour album terbaru mereka, yang katanya album terakhir mereka ;( Ternyata konser terdekat mereka di australia, karena kali ini mereka gak mampir ke asia sama sekali. Nah jadi sebenernya trip ke australia ini sama sekali ga ada diplan gw tahun ini. Tapi waktu itu masih bulan mei, dan konsernya bulan desember. Gw pikir waktu gw masih cukup lah untuk persiapan mental, persiapan dokumen, dan tentunya persiapan biaya.

Secara mental, gw merasa, Olong sudah cukup mandiri, selain itu Olong sangat kooperatif dan gw pun terbiasa ngurus Olong Ā keseharian sendirian. Mestinya ga masalah gw pergi berdua aja sama Olong.Ā Gw juga pergi pas musim panas, jadi gak perlu penyesuaian lagi terhadap suhu. Gw tau pasti akan cape banget buat gw, tapi buat gw travelling itu bagian dari edukasi, sehingga gw sudah punya banyak rencana mau bawa Olong kemana aja selama nanti di australia.

Kemudian persiapan dokumen. Karena gw selalu ngurus sendiri semua visa dari perjalanan gw, jadi gw ga merasa mengurus visa adalah sesuatu yang berat. Apalagi sempet baca dari beberapa blog orang kalo persyaratan visa australia itu mudah. Karena gw sudah pernah berhasil membuat sendiri visa schengen dari kedutaan yunani yang aslik njelimettttt… Maka ketika buka websiteĀ http://www.vfsglobal.com/Australia/Indonesia/index.html yang merupakan representatif dari kedutaan australia untuk pengurusan visa, gw senaaangg.. karena kali ini ga perlu ribet. Untuk drop dokumen pun, gak perlu buat janji, bisa langsung datang ke VFS global, yang adanya di kuningan city mall. Berikut dokumen yang diminta sesuai dengan web VFS global untuk jenis visa turis :

  1. pas foto dengan ukuran 4,5 cm x 3,5 cm dengan latar belakang berwarna (gw merah)
  2. fotokopi paspor dihalaman depan yang ada foto dan tandatangan, semua halaman yang ada cap stempel imigrasi dan stiker visa, dan halaman terakhir yang ada alamat, kemudian disusun menghadap kearah yang sama
  3. form yang bisa didownload disiniĀ http://www.vfsglobal.com/Australia/Indonesia/pdf/Application-for-visitor-visa-tourist-stream.pdf
  4. fotokopi akta lahir
  5. bukti keuangan (gw slip gaji suami dan mutasi bank 3 bulan terakhir)
  6. surat keterangan kerja suami

Sampai diĀ kuningan city, ternyata VFS global ada 2 lantai, karena memang VFS ini mewakili beberapa negara lain selain australia. Nah untuk permohonan visa australia, tempatnya ada di lantai 2, dan setelah melewati pintu berlapis – lapis dan juga satpam berlapis – lapis,Ā gw langsung ambil nomor antrian untuk negara australia.Ā Setelah menunggu sekitar 10 antrian, akhirnya gw dipanggil dan kemudian dokumen gw di cek. Ternyata, gw perlu melampirkan lagi dokumen sebagai berikut :

antrian untuk permohonan visa australia di VFS global
antrian untuk permohonan visa australia di VFS global

nah, untuk akta nikah dan KK gw memang sudah siapkan fotokopinya, tapi KTP enggak, karena sebelum – sebelumnya proses pengurusan visa gak pernah diminta KTP. Untung aja disini ada jasa fotokopiĀ dan fotobox. Kayaknya VFS global memang mengusahakan banget supaya kita gak perlu bolak – balik, meski gw harus keluar masuk pintu yang super pengawasan itu, tapi mendinglah gak perlu jauh – jauh cari fotokopi. Semua data berdasarkan web harus dibawa aslinya, tapi kemarin yang di cek hanya paspor aja sih, yang lain cukup hanya fotokopi. Setelah itu langsung ke pembayaran sebesar 1.420.000 untuk biaya visa dan administrasi 189.500, jadi total 1.609.500 per orang. Dan harus bayar tunai, atau kartu kredit dengan surcharge 3%, belum bisa menggunakan debit BCA.

jasa fotokopi dan fotobox di VFS kuningan
jasa fotokopi dan fotobox di VFS kuningan
pintu yang berlapis - lapis dengan pengawalan ketat di VFS global
pintu yang berlapis – lapis dengan pengawalan ketat di VFS global

Setelah itu gw dikasih username dan password untuk login ke akun untuk korespondensi kelanjutan proses permohonan visa gw ini. Oia, paspor juga gak ditahan jadi hanya di cek aja, visa diberikan melalui e-mail, tidak berupa stiker. Prosesnya sekitar 15 hari kerja, bisa lebih cepat. Oia VFS global ini hanya merupakan agent, jadi semua keputusan tetap berdasarkan kedutaan australia. So, finger crossed, semoga minggu depan visa gw sudah jadi.

3 thoughts on “6 Persyaratan Yang Harus Disiapkan Ketika Mengurus Visa Australia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s